Jakarta, Sabtu 20 September 2025 | Berita Satu- Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Berhasil Membongkar SindIKat Pengoplosan Gas Subsidi 3 Kilogram (KG) Yang disulap MengJadi Gas Portabel. Polisi Menangkap Enam Pelaku Dalam Operasi Yang Berlangsung Sejak Juli Hingga Agustus 2025.
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Akbp Martuasah Hermindo Tobing, Modus Modus Pelaku Adalah Memindahkan ISI Tabung Gas Melon 3 Kg Ke Kaleng Gas Portabel Berukuran 230 Gram, Lalu Menjualnya Lewat Media Sosial Sosial Sosial.
“Keenam Pelaku Yang Kami Amanka Adalah Ir (26), Bk (32), FS (28), NT (20), HT (38), Dan AA (24). Mereka Menyalahgunakan Gas Subsidi GanJual menghunkan Gas Portabel Oplosan ungkuk MERAUP MERAUP BESARGAN (20.” Usu, ”UsUMAN GAS OPLANSAN UNTUK MERAUP MERAUP BESARGAN BESARGAN,”.
Polisi Menyita Barang Bukti Berupa, 13 Tabung Gas 3 Kg Berisi Penuh, 557 Kaleng Gas Portabel ISI, 98 Kaleng Portabel Kosong, 400 Tutup Kaleng Portabel, 1 Regulator, Dan 1 Unit Timbangan.
Kasat reskrim polres Pelabuhan Tanjung Priok, AKP I Gusti Ngurah Putu Krisnha Narayana, Praktik Ilegal Praktik Ini Suda Berjalan Sejak 2023.
“Satu Tabung Gas Melon 3 kg bisa diisi ke 12 kaleng portabel. Dijual Rp 15 ribu per kaleng, Keuntungan Yang Duraup bisa RP 200 ribu Dari Satu Tabung Gas,” Tandasnya.
Kasus ini terungkap setelah polisi Melakukan patroli Siber Dan Menemukan Penjuqual Gas Portabel Murah Di Media Sosial. PETUGAS KEMADIAN MELAKUKAN PENURANGAN BUKU DAN MEMGEREBEK LOKASI PENGOPLOSAN. Dalam Sehari, Para Pelaku Bisa Mengoplos Isi Dari Lima Subsidi Gas Tabung, Menghasilkan Puluhan Kaleng Portabel Siap Edar.
Akibat Perbuatnya Para Tersangka Bakal Dijerat Dangan Pasal Berlapis Yakni, Pasal 32 Jo Pasal 30 Dan 31 UU No. 2 Tahun 1981 Tentang Metrologi Legal, Pasal 62 Jo Pasal 8 UU No. 8 Tahun 1999 Tenang Perlindungan Konsuman Konsuman Konsuman Konsum. Bumi gas.
“Mereka Terancam Hukuman Pidana Maksimal 6 Tahun Penjara,” Pungkasnya. (Sarang)
(tagstotranslate)#gas3kg