Pamekasan, Jumat 23 Januari 2026 | Berita Satu- Komitmen Pemerintah Kabupaten Pamekasan dalam mendukung pembangunan berbasis partisipasi warga kembali ditunjukkan. Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman bersama Wakil Bupati Sukriyanto turun langsung meninjau pembangunan jalan swadaya masyarakat di Desa Bujur Tengah, Kecamatan Batumarmar, wilayah Pantura Pamekasan.
Kunjungan tersebut dilakukan di dua titik pembangunan jalan, yakni di Dusun Mandala dan Dusun Tanjung. Kehadiran orang nomor satu dan dua di Pamekasan itu sekaligus menjadi bentuk apresiasi terhadap semangat gotong royong masyarakat yang membangun infrastruktur desa secara mandiri.
Dalam peninjauan itu, Bupati dan Wakil Bupati tidak hanya memberikan arahan, tetapi juga menyerahkan bantuan secara pribadi kepada panitia pembangunan jalan. Kegiatan tersebut juga didampingi oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta Camat Batumarmar.
Kepala Desa Bujur Tengah, Mohammad Sulam, menjelaskan bahwa pembangunan jalan di Dusun Tanjung direncanakan sepanjang 1 kilometer.
“Yang sudah selesai sekitar 800 meter. Pembangunan ini murni swadaya masyarakat, baik dari segi pendanaan maupun tenaga kerja yang berasal dari warga sekitar,” ujar Sulam, Jumat (23/1/2026).
Sementara itu, di Dusun Mandala, direncanakan pembangunan jalan sepanjang 4 kilometer, dengan progres pekerjaan yang telah mencapai sekitar 2 kilometer.
“Ini murni inisiatif dan gotong royong warga. Tidak ada kontraktor, semuanya dikerjakan masyarakat,” tambahnya.
Kedatangan Bupati dan Wakil Bupati disambut hangat warga. Bahkan, sejumlah masyarakat terlihat berbincang akrab dan mengabadikan momen dengan kedua pimpinan daerah tersebut.
Secara khusus, KH. Kholilurrahman mengaku tergerak melihat antusiasme warga, termasuk keterlibatan ibu-ibu yang ikut serta dalam proses pengaspalan jalan.
“Semangat gotong royong seperti inilah yang menjadi kekuatan desa. Pemerintah tentu hadir untuk memberi dukungan dan motivasi,” tutupnya.
Pemerintah Kabupaten Pamekasan menilai pembangunan berbasis partisipasi masyarakat menjadi penting dalam pemerataan infrastruktur desa, terutama di wilayah pesisir dan pedesaan. (Yudi)