Probolinggo, Jumat 20 Maret 2026 | Berita Satu- Menjelang Idulfitri, Anggota DPD RI Lia Istifhama, Memaksimalkan kunjungan daerah pemilihan (dapil) sebagai langkah strategi untuk menyerap aspirasi sekaligus memperkuat basis sosial masyarakat.
Kegiatan tersebut digelar bersama Muslimat NU Wonocolo di SD Taquma, dalam suasana silaturahmi Lebaran yang dikemas melalui agenda bertajuk “Jalin Ukhuwah Raih Berkah”.
Pertemuan ini tidak hanya bersifat simbolik, melainkan berkembang menjadi forum dialog terbuka antara wakil daerah dan masyarakat. Sejumlah isu strategis yang dibahas, terutama terkait penguatan lembaga pendidikan, dukungan sarana ibadah seperti musala dan langgar, serta program pengembangan keumatan berbasis komunitas.
Sejumlah tokoh turut hadir, di antaranya KH Muhaimin, KH Abdul Kholiq Nur, dan KH Ahmad Syarif, bersama pengurus Muslimat NU Wonocolo. Dalam keterangannya, Lia menegaskan, momentum Lebaran harus dimanfaatkan tidak hanya untuk silaturahmi, tetapi juga sebagai sarana konkret menyerap kebutuhan masyarakat secara langsung.
“Ini adalah ruang untuk mendengarkan dan memperjuangkan aspirasi masyarakat, bukan sekedar tradisi tahunan,” ujarnya, Jumat (20/3/2026).
Sebagai keponakan Khofifah Indar Parawansa, Lia juga mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor—antara tokoh masyarakat, organisasi keagamaan, dan lembaga pendidikan—sebagai fondasi pembangunan sosial berkelanjutan. Ning Lia menilai, peran Muslimat NU sangat krusial dalam pemberdayaan perempuan dan keluarga, terutama di tingkat akar rumput.
“Jika sinergi ini diperkuat, dampaknya akan langsung dirasakan masyarakat luas,” tegasnya.
Lia juga mengingatkan bahwa jabatan publik merupakan amanah yang harus dimanfaatkan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar simbol kekuasaan.
Kunjungan ini mewakili pendekatan langsung perwakilan daerah dalam menanggapi dinamika kebutuhan masyarakat, khususnya menjelang Idulfitri yang menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan sosial sekaligus memperkuat agenda pemberdayaan umat. (Kiki)