Pamekasan, Senin 11 Mei 2026 | Berita Satu- Sebanyak 1.384 calon jemaah haji (CJH) Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci dari pelataran Masjid Agung Asy-Syuhada. Di tengah suasana haru pelepasan, pemerintah daerah menyoroti pentingnya menjaga kesehatan, disiplin, dan akhlak dalam menjalankan ibadah haji di Arab Saudi.
Ribuan tamu Allah asal Bumi Gerbang Salam itu dibagi dalam empat kelompok terbang (kloter). Kloter 73 diberangkatkan pukul 03.30 WIB, kloter 74 pukul 09.30 WIB, kloter 75 pukul 10.30 WIB, dan kloter 76 pukul 13.00 WIB.
Prosesi pelepasan dilakukan secara bergantian oleh jajaran pimpinan daerah. Wakil Bupati Pamekasan Sukriyanto melepas keberangkatan kloter 73, Sekretaris Daerah Pamekasan Taufikurrahman melepas kloter 74 dan 75, sedangkan kloter 76 diberangkatkan langsung oleh Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman.
Dalam arahannya, Sekretaris Daerah Pamekasan Taufikurrahman meminta para calon jemaah haji menjaga kondisi fisik agar mampu menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan lancar. Ia juga mengingatkan pentingnya mematuhi Arah petugas kloter dan tim kesehatan demi keselamatan bersama.
“Ikuti Arahan ketua kloter dan tim kesehatan. Jaga nama baik pribadi dan daerah selama berada di Tanah Suci,” ujarnya, Senin (11/5/2026).
Tak hanya itu, ia meminta para jemaah mendoakan Kabupaten Pamekasan agar tetap aman, tenteram, dan masyarakatnya semakin sejahtera saat berada di tempat-tempat mustajab di Makkah dan Madinah.
Sementara itu, Wakil Bupati Pamekasan Sukriyanto menegaskan bahwa kesempatan menunaikan ibadah haji merupakan panggilan istimewa dari Allah SWT yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memperbanyak ibadah, bukan kepentingan duniawi.
“Doa bapak dan ibu untuk berangkat haji sudah dikabulkan Allah SWT. Oleh karena itu, manfaatkan kesempatan ini untuk beribadah secara maksimal,” katanya.
Ia juga menyoroti tantangan cuaca ekstrem di Arab Saudi yang berbeda dengan Indonesia. Para jemaah diminta menjaga stamina dan mampu beradaptasi agar seluruh proses ibadah dapat berjalan tanpa hambatan.
“Pastikan kesehatan tetap terjaga agar seluruh rangkaian ibadah dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar,” tegasnya.
Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman juga memberikan pesan khusus terkait pentingnya menjaga akhlak dan etika selama berada di Tanah Suci. Menurutnya, jemaah haji asal Pamekasan harus mampu menunjukkan sikap santun sebagai representasi masyarakat Madura yang religius.
“Tunjukkan bahwa kita masyarakat yang beretika dan berakhlak baik. Jangan meniru perilaku yang tidak mencerminkan nilai-nilai ibadah haji,” pesannya.
Pelepasan calon jemaah haji itu juga dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Kantor Kementerian Agama Pamekasan Abdul Halim, serta sejumlah pejabat dan tokoh terkait lainnya. (Yudi)