Sumenep, Jumat 6 Februari 2026 | Berita Satu- Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur, Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan bahwa seleksi terbuka Jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Sumenep akan dilaksanakan secara profesional, objektif, transparan, dan bebas dari intervensi kepentingan.
Penegasan itu disampaikan menyusul telah dibentuknya panitia seleksi (pansel) yang melibatkan unsur Pemerintah Provinsi Jawa Timur serta ilmuwan independen dari perguruan tinggi ternama, guna memastikan kredibilitas proses seleksi pejabat tertinggi ASN di lingkungan Pemkab Sumenep.
Achmad Fauzi menyebut, komposisi pansel dirancang khusus agar seleksi tidak hanya formalitas, tetapi benar-benar menghasilkan figur Sekda yang kompeten dan berintegritas.
“Kami ingin seleksi Sekda berjalan profesional dan berbasis kompetensi. Tidak ada titipan, tidak ada nilai rekayasa. Semua peserta punya peluang yang sama,” tegas Bupati Sumenep, Jumat (6/2/2026).
Tim Pansel Seleksi Sekda Sumenep terdiri dari Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Timur, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Jawa Timur, serta pengajar dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya dan Universitas Merdeka (Unmer) Malang.
Keterlibatan BKD dan BPSDM Jatim dinilai memperkuat aspek pengawasan dan standarisasi seleksi sesuai regulasi nasional. Sementara kehadiran teoritis diharapkan mampu menjamin proses penilaian yang ilmiah, objektif, dan steril dari kepentingan politik.
Bupati Fauzi menambahkan, posisi Sekda sangat strategis sebagai penggerak utama birokrasi daerah, sehingga figur terpilih harus memiliki kapasitas manajerial yang kuat, integritas tinggi, dan kepemimpinan yang mumpuni.
“Sekda adalah kunci efektivitas pemerintahan daerah. Oleh karena itu, seleksi ini harus melahirkan figur terbaik yang mampu mengawal kebijakan dan memperkuat kinerja kinerja Sumenep,” tutupnya. (Jubah)