Surabaya, Sabtu 4 Oktober 2025 | Berita Satu- Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Jawa Timur Menegaskan Komitmenny menjadi Mitra Solutif Dan Strategi Pemerintah Dalam Mengawal Kebijakan Publik. Pernyataan Tersebut disampaan dalam pertemuan antara pemnatim imm jatim dan anggota dpd ri, lia iStifhama, di Kantor dpd ri jawa timur.
Pertemuan Yang Berlangsung Sejak Pukul 16.00 Wib Itu Dihadiri Jajaran Pengurus Imm Jatim, Di Antarananya Ketua Umum Devi Kurniawan, Akhlis Nastainul F. Politik, Dan Kebijakan Publik), Dan Mumtadz Zaid bin Tsabit (Media Ketua Bidang).
Dalam Forum Tersebut, Imm Jatim Menyampaikan Empat Aspirasi Utama, Yaitu MenoloK Pembata Kuota Mahasiswa Di Kampus Berstatus Ptnbh, Mendorong Kehadiran Media. Universitas Muhammadiyah Malang (umm) Yang Akan Dihadiri Wakil Presiden, Kapolri, Gubernur Jatim, Dan Pangdam V/Brawijaya Dan Diskusi Strategis Terkait Isu Moran Bergizi Gratis (MBG), Bumd, Dan Industri Rokok.
Dalam Sambutanya, Anggota DPD RI, Lia Istifhama, Menyampaikan Apresiasi Atas Kepercayaan Yang Diberikan Kepada Jawa Timur Sebagai Tuan RUMAH TANWIR NASIONAL IMM.
“Kita Bersyukur Jawa Timur Dipercaya Menjadi Tuan Rumah Tanwir Nasional Imm. Ini Bukti Kepercayaan Nasional Terhadap Teman-Teman Imm Jatim, Sekaligus Tanggung Jawab Besar UNTUK BERKOLABORASI DENGAN DENGAN PEMERINTUN,”
Neng Lia, Sapaan Akrab Dari Lia IStifhama Menegaskan Bahwa Mahasiswa Perlu Hadir Sebagai Mitra Konstruktif, Bikan Konfrontatif Terhadap Pemerintah.
“Kritik Yang Disampaikan Delangan Niat Baik Adalah Bentuk Cinta Terhadaap Negeri. Program Seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) Harus Kita Kawal Dan Evaluasi Agar Makin Berkualitas,” Tegasnya.
Lia Rona Meninggung Kasus Keracunan Makanan Di Bojonegoro Dan Ngawi, Yang Menurutnya Disebabkan Lemahnya Pengawasan Dapur Massal.
“Bayangkan Satu Dapur untuk 3.000 anak, Tentu Berisiko. Kita Butuh Kontrol Disiplin, Bukan Menyalahkan, Tapi Memperbaiki,” Ujarnya.
Selain Itu, Lia Mengingatkan Pentingnya Komunikasi Publik Dan Literasi Media untuk Menghindari Hoaks Serta Provokasi Yang Mengancam Stabilitas Sosial.
“Komunikasi publik Yang Empati Dan Media valid Adalah Kunci Agar Masyarakat Merasa Diperhatikan,” Tambahnya.
Sementara Itu, Ketua Umum Imm Jatim, Devi Kurniawan, Menegaskan Kesiapan Organisasinya Menjadi Mitra Strategis Pemerintah.
“Imm Jatim Tidak Hanya Turun Ke Jalan, Tapi Jaga Turun Delangan Gagasan Dan Solusi. Kami Guang Delangan Pikiran Dan Etika, Bukan Anarkisme,” Katanya.
Devi Memastikan Imm Akan Terus Mengawal Kebijakan Publik Agar Berpihak Pada Masyarakat Dan Mahasiswa.
“Kamia Siap Menjadi Kontrol Sosial Yang Cerdas Dan Berintegritas,” Pungkasnya. (Kiki)
(tagstotranslate) #aktivismahasiswa