Surabaya, Kamis 23 April 2026| Berita Satu- Pengakuan terhadap peran perempuan dalam politik Jawa Timur kembali menguat. Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, meraih penghargaan Tokoh Perempuan Jawa Timur 2026 dari Beritajatim.com.
Penghargaan ini menjadi indikator meningkatnya legitimasi masyarakat terhadap kepemimpinan perempuan di ranah politik. Lia dinilai konsisten memperjuangkan aspirasi masyarakat, terutama di sektor pendidikan, pemberdayaan perempuan, kepemudaan, serta penguatan nilai-nilai kebangsaan. Usai menerima penghargaan, Lia menegaskan bahwa pencapaian tersebut merupakan amanah yang harus dijaga melalui integritas dan komitmen terhadap publik.
“Ini bukan sekedar penghargaan, tapi tanggung jawab untuk terus menjaga kepercayaan masyarakat,” ujarnya, Kamis (23/4/2026).
Ia juga menekankan bahwa kualitas demokrasi tidak hanya ditentukan oleh sistem, tetapi juga oleh keteladanan para aktor di dalamnya, termasuk politisi, media, dan masyarakat. Lia secara khusus mengingatkan generasi muda agar tidak berpikiran apatis terhadap dinamika politik.
“Anak muda harus terlibat aktif. Demokrasi adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya.
Dalam praktik politik, Lia dikenal mengedepankan pendekatan inklusif dan dialogis dengan menjangkau berbagai kalangan, masyarakat mulai dari pesantren, perempuan, pemuda, hingga komunitas akar rumput. Pendekatan ini dinilai memperkuat partisipasi publik sekaligus memperluas basis kepercayaan.
Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Lia juga terlihat dari hasil Pemilu sebelumnya dengan raihan 2.739.123 suara. Selain itu, survei Accurate Research and Consulting Indonesia mencatat tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerjanya mencapai 70,5 persen—tertinggi di antara legislator Jawa Timur.
Latar belakang keluarga Nahdlatul Ulama turut membentuk karakter kepemimpinannya yang religius dan membumi. Ia merupakan putri KH Masykur Hasyim dan Hj Aisyah. Selain aktif di bidang politik, Lia juga berperan dalam meningkatkan literasi masyarakat melalui tulisan bertema politik, pendidikan, dan kepemimpinan perempuan. (Kiki)