Sumenep, Jumat 20 Maret 2026 | Berita Satu- Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, MH Said Abdullah, kembali menyalurkan bantuan sosial kepada ratusan pengemudi ojek online (ojol) di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, di tengah meningkatnya tekanan ekonomi menjelang Hari Raya Idulfitri, Jumat (20/3/2026).
Penyaluran bantuan berupa paket sembako dan tali asih itu dipusatkan di Islamic Center Sumenep, Kecamatan Batuan. Sejak pagi, para driver ojol tampak memadati lokasi, menandakan tingginya kebutuhan sekaligus harapan terhadap bantuan tersebut.
Dalam pernyataannya, Said Abdullah menegaskan bahwa pekerja sektor informal seperti ojol merupakan kelompok yang paling rentan terhadap gejolak ekonomi, terutama saat kebutuhan rumah tangga meningkat drastis menjelang Lebaran.
“Mereka adalah tulang punggung keluarga yang setiap hari berjuang di lapangan. Sudah seharusnya mendapat perhatian,” tegasnya.
Politisi senior dari PDI Perjuangan itu juga menyoroti pentingnya peran wakil rakyat dalam menghadirkan solusi nyata, bukan sekadar wacana, terutama bagi masyarakat kecil yang terdampak langsung pada kondisi ekonomi.
Momentum Ramadhan selanjutnya menjadi waktu strategi untuk memperkuat solidaritas sosial sekaligus mendorong kemitraan kolektif di tengah masyarakat.
“Semangat berbagi harus terus terjadi, apalagi menjelang Idulfitri,” ujarnya.
Selain menyampaikan bantuan, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai ruang dialog langsung antara legislator dan masyarakat, guna menyerap aspirasi para pengemudi ojol yang selama ini menghadapi berbagai tantangan di lapangan.
Said berharap bantuan tersebut dapat membantu meringankan beban ekonomi para pengemudi, khususnya dalam menangani kebutuhan menjelang Lebaran.
Di sisi lain, para penerima bantuan mengaku merasakan dampak yang signifikan. Dea, salah satu pengemudi ojol perempuan, menyebut bantuan tersebut sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan keluarga.
“Ini sangat berarti bagi kami, apalagi menjelang Lebaran kebutuhannya semakin banyak,” ungkapnya.
Langkah ini mempertegas pentingnya kehadiran negara melalui perwakilan rakyat dalam menjangkau kelompok rentan, sekaligus menjaga daya tahan ekonomi masyarakat di tingkat bawah. (Jubah)