Sumenep, Rabu 6 Mei 2026| Berita Satu- Sebanyak 1.384 Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, resmi dilepas menuju Tanah Suci Makkah untuk pelaksanaan ibadah haji 2026.
Dalam prosesi pelepasan di Masjid Agung Asy-Syuhada Pamekasan, Bupati KH. Kholilurrahman memberi pesan tegas kepada jemaah agar fokus beribadah dan tidak mengandalkan status sosial maupun kekayaan selama menjalankan rukun Islam kelima.
Pelepasan ditandai dengan pemasangan seragam haji kepada perwakilan CJH oleh Bupati Kholilurrahman yang disaksikan Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Pamekasan Abdul Halim serta Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Pamekasan Didik Hariyadi.
Dalam berbagai hal, Kholilurrahman menekankan bahwa ibadah haji merupakan perjalanan spiritual yang menguji kesabaran, keikhlasan, dan keikhlasan setiap jemaah.
“Jangan mengandalkan kemampuan pribadi, jabatan, harta, dan status sosial.Di mata Allah semua sama,” katanya, Rabu (6/5/2026).
Mantan anggota DPR RI tersebut mengingatkan para jemaah agar meluruskan niat sejak awal keberangkatan dan memanfaatkan waktu di Tanah Suci sepenuhnya untuk beribadah.
Ia juga meminta seluruh jemaah menjaga kesehatan fisik dan mental mengingat ibadah haji membutuhkan stamina dan kesabaran yang tinggi, terutama di tengah padatnya aktivitas dan cuaca ekstrem di Arab Saudi.
“Mulai sekarang biasakan membaca selawat, tingkatkan kesabaran, dan kepatuhan seluruh aturan haji,” ujarnya.
Tahun ini, total 1.384 CJH Pamekasan tergabung dalam empat kelompok terbang (kloter). Rinciannya, Kloter 73 sebanyak 309 jemaah, Kloter 74 sebanyak 325 jemaah, Kloter 75 sebanyak 376 jemaah, dan Kloter 76 sebanyak 374 jemaah.
Selain memberi pesan kepada jemaah, Bupati juga mengingatkan petugas haji agar memberikan pelayanan maksimal selama proses ibadah berlangsung. Menurutnya, pendampingan terhadap jemaah menjadi tanggung jawab moral yang harus dijalankan secara serius.
“Ketika jemaah ditelantarkan, itu adalah pengkhianatan. Saya titip jemaah haji Pamekasan kepada seluruh pembimbing,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Pamekasan berharap seluruh CJH dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur. Momentum pelepasan ini juga menjadi simbol dimulainya perjalanan spiritual ribuan warga Pamekasan yang telah menunggu antrean haji selama bertahun-tahun. (Yudi)