Probolinggo, Kamis 27 November 2025 | Berita Satu- Sejumlah proyek pembangunan di Kota Probolinggo tahun 2025 kembali menjadi sorotan karena banyak yang belum selesai tepat waktu.
Salah satunya proyek pembangunan Gedung Inspektorat yang dipastikan terancam mangkrak menjelang akhir tahun.
Anggota DPRD Kota Probolinggo dari Komisi III, Saipul Iman, menyampaikan kritik keras terhadap Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta para rekanan yang dianggap tidak profesional dalam menyelesaikan pekerjaan.
“Jangan lagi memberikan tender kepada rekanan yang tidak pernah serius dalam pekerjaannya,” tegas Saipul Iman, Kamis (27/11/2025).
Saipul menilai sejumlah rekanan hanya mengejar proyek tanpa memiliki komitmen menyelesaikan pekerjaan sesuai tenggat waktu kontrak.
“Ini bukan kejadian sekali dua kali. Rekanan yang tak mampu menyelesaikan proyek harus dicoret, bukan terus diberi kepercayaan,” ujarnya.
Saipul juga menyoroti kebiasaan proyek Pemerintah Kota Probolinggo yang baru dimulai pada anggaran akhir tahun.
“Kalau pelaksanaan proyek dikerjakan di akhir tahun, ya jadinya seperti ini. Banyak yang molor dan bermasalah,” tandasnya.
Lebih jauh lagi, Saipul mengungkap adanya persoalan serius di proyek Gedung Inspektorat, yaitu banyak pekerja yang belum menerima hak pembayaran dari pihak rekanan.
“Ini bukan hanya soal mangkrak, tapi soal hak pekerja. Banyak pekerja yang sampai hari ini belum dibayar,” tutupnya.
Ia meminta Pemkot Probolinggo memperketat pengawasan serta mengutamakan rekanan yang memiliki rekam jejak baik dan profesional. (Bambang)