Probolinggo, Kamis 11 September 2025 | Berita Satu- Merebaknya Laporan Percobaan Penculikan Anak Usia Sekolak Di Wilayah Hukum Polres Probolinggo Kota Memota Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Probolinggo, Timur Jawa, Bergerak Cepat.
Kepala Disdikbud, Siti Romlah, Langsung Mengeluarkan Surat Edaran Kewaspadaan Kepada Seluruh Kepala Sekolah Sd Dan Smp Negeri Maupun Swasta.
Dalam Surat Bernomor Khusus Itu, Pihaknya Meminta Sekolah Memperketat Pengawasan Terhadap Siswa Selama Berada Di Lingungan Sekolah Maupun Saat Jam Pulu.
“Kami Suda Mengirim Himbauan Resmi Kepada Seluruh Satuan Pendidikan Jenjang Sd/Smp Di Kota Probolinggo Agar Meningkatkan Kewaspadaan Dan Memperuat Langkah Preventif,” Tegas Siti Romlah, Kami (11/9/9/9/9/9).
Surat Edaran Itu Mencantumkan Delapan Poin Penting, Di Antarananya:
-Memperketat Aksses Keluar-Masuk Sekolah Serta Pengawasan Saat Sam Jam Belajar, Istirahat, Dan Pulu.
– Melarang Siswa Pulu Sendirian Tanpa SepenGETAHUAN ORANG TUA ATAU PIHAK SEKOLAH, Terutama Kelas Rendah.
-Mewajibkan Antar-jemput eheH Orang Tua/Wali AtaU Pihak Resmi Yang Ditunjuk.
– Koordinasi Gelan Orang Tua Terkait Pengawasan Aktivitas Anak, Khususnya yang Bersepeda Atau Memakai Sepeda Listrik.
– Edukasi Siswa Agar Tenjah Muda Percaya Pada Orang Tak Denkenal.
– Mengaktifkan Satpam/Guru Piket Di Pintu Gerbang Sekolah.
– Menjalin Sinergi Gelan Masyarakat Sekitar Sekolak TUKUT IKUT MEMANTA.
-Langkah AntiSipasi Lain Sesuai Kebutuhan Masing-Masing Sekolah.
Siti Romlah Rona Menegaskan, Apabila Ada Kasus Penipuan Atau Percobaan Penculikan, Pihak Sekolah Wajib Melapor Ke Disdikbud Kota Probolinggo Dan Kepolisian Terdekat Disertai Kronologi Kejadian BuNKECEPAT PENANGANIPAT PENANGANAN.
“Jika Ada Kasus, Segera Lapor Ke Kantor Polisi Terdekat Atau Disdikbud Kota Probolinggo,” Pungkasnya.
Langkah Cepat ini Diambil Agar Orang Tua, Sekolah, Dan Aparat Dapat Bergerak Bersama Menjaga Keamanan Anak-anak Dari Ancaman Penculikan. (Bambang)
(tagstotranslate) #antipenculikan