Sumenep, Sabtu 23 Agustus 2025 | Berita Satu- Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mencatat prestasi gemilang dengan meraih peringkat pertama di Jawa Timur dalam Survei Penilaian Integritas (SPI) 2024. Namun, capaian ini masih menyisakan catatan penting di tiga sektor strategis: pengelolaan anggaran, pengadaan Barang Dan Jasa (PBJ), Serta Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM).
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, Menegaskan Bahwa Kebohasilan SPI Bukan Akhir, Melainkan Awal Unkerbaiki Tata Kelola Pemerintahan. Bupati Fauzi Mengakui, Titik Lemah Yang Ditemukan Kpk MelalUi SPI Lebih Banyak Disebabkan Kualitas Perencanaan Yang Belum Optimal.
“Kalau perencananya Bagus, Cepat, Tepat Waktu, pasti tidak merah. Itu Yang Perlu Kita Evaluasi,” Ujar Bupai Fauzi, Sabtu (23/8/2025).
Politi Pdi Perjalan Itu Menyoroti Khusus Pada Pbj Yang Dinilai Masih Lamban. Fauzi Meminta Percepatan Proses Tender Proyek Agar Pembangunan Tidak Terhambat.
“Kalau pbj ini misalnya ter, Kecepatan Melakukan tender Proyek lebih Awal, program maka realisasi Bisa Berjalan lebih Baik,” Jelasnya.
Sementara Itu, Plt. Inspektur Inspektorat Sumenep, Nurul Jamil, Menyebut Bahwa Skor Spi Menunjukkan Beberapa Sektor Krusial Masih di Bawah Nilai Ideal 75.
- Pengelolaan Anggraran: 72,43
- Pengadana Barang/Jasa (PBJ): 71,55
- Pengelolaan SDM: 71,27
“SPI INI BUukan Sekadar Peringkat, Tetapi Peta Risiko Korupsi Agar Pemerintah Daerah Bisa Melakukan Pencegahan Sejak Dini,” Pungkasnya.
DENGAN PERINGAT TERTINGI SPI SE-JATIM, SUMENEP MENGADAPI TANTANGAN BESAR: MEMPERTAHANANGAN SEKALIGUS MEMPERBAIKI TATA Kelola agar-agar Pembangunan Berjalan Lebih Transparan, Akuntabel, Dan Bebasunan Prakup. (Mawar)
(tagstotranslate) #achmadfauziwongsojudo